Category: Tips Sehat

Manfaat Sunat Bagi Kesehatan Pria

manfaat sunat

Sunat ataupun khitan merupakan salah satu tradisi yang sudah ada sejak ratusan tahun dan di dalam agama Islam sunat hukumnya wajib bagi seorang pria yang sudah menginjak masa balig ataupun dewasa.

Sunat laser adalah operasi pengangkatan kulup yaitu jaringan yang menutupi kepala dari Mr P dan sunat dilakukan dengan cara memotong dan membuang lapisan luar pembungkus ujung Mr P ataupun kulup.

San saat ini banyak orang tua yang menginginkan anak-anak mereka untuk disunat karena alasan agama ataupun karena manfaat sunat bagi kesehatan dan manfaat sunat di Klinik Gracia Cideng untuk menjaga kebersihan organ Mr P. Sebab di balik kulup merupakan tempat persembunyian ideal bagi kotoran, virus, dan bakteri yang terbawa oleh urin.

Manfaat Sunat Bagi Kesehatan Pria

Untuk Menurunkan Risiko Infeksi Saluran Kemih

Manfaat sunat bagi kesehatan pria pertama adalah untuk menurunkan risiko infeksi saluran kemih karena biasanya infeksi saluran kemih diakibatkan oleh adanya bakteri yang berkumpul di dalam kulup yang kemudian bisa menyebar ke sistem urin.

Dan ternyata sunat sangat ampuh untuk mencegah dan mengatasi hal ini karena biasanya seseorang yang terinfeksi saluran kemih sering mengalami infeksi ini secara berulang kali sebelum di sunat.

Dengan sunat frekuensi infeksi saluran kemih bisa dikurangi sehingga ginjal Anda pun terlindungi dari berbagai komplikasi akibat infeksi berulang kali.

penyakit menular seksual

Menurunkan Risiko Beberapa Penyakit Menular Seksual Pada Pria

Tahukah Anda bahwa ternyata seorang pria yang sudah di sunat umumnya akan lebih sedikit risikonya untuk mengalami penyakit menular seksual seperti HPV, penyakit raja singa, Herpes dan penyakit menular seksual lainnya dibandingkan dengan seorang pria yang tidak disunat, akan tetapi seorang pria yang sudah disunat juga harus melakukan hubungan intim dengan sehat.

Sunat Dapat Melindungi Dari Kanker Mr P

Ternyata seorang pria yang sudah disunat lebih jarang mengalami Kanker Mr P dibandingkan dengan seorang pria yang belum disunat. Selain itu wanita yang memiliki pasangan pria yang sudah disunat pun lebih kecil kemungkinannya terkena kanker serviks.

Sunat Dapat Mencegah Terjadinya Masalah Pada Mr P

Tahukah Anda bahwa biasanya seorang pria yang tidak disunat terkadang akan mengalami kesulitan menarik kembali kulup ke kondisi semula bisa disebut fimosis dan tentunya hal tersebut dapat menyebabkan peradangan di kulup atau kepala Mr P lain halnya dengan seorang pria yang sudah disunat maka tidak akan mengalami hal tersebut.

Membuat Pria Lebih Mudah Membersihkan Mr P

Manfaat sunat lainnya adalah membuat pria lebih mudah untuk mencuci dan membersihkan Mr P sehingga kebersihannya tetap terjaga dibandingkan dengan pria yang tidak disunat karena akan merasa kesulitan untuk menjaga kebersihan Mr P akibat kulup yang menutupi.

Apakah Sunat Memiliki Risiko?

Seperti prosedur bedah lainnya pasti ada risiko yang terkait dengan sunat. Namun risiko ini sangat rendah dan masalah yang terkait dengan sunat bisa meliputi:

  • Timbul rasa sakit setelah disunat
  • Risiko perdarahan dan infeksi di lokasi sunat
  • Iritasi pada kelenjar
  • Peningkatan risiko radang pembukaan penis
  • Risiko cedera pada Mr P

Akan tetapi yang harus Anda perhatikan adalah manfaat sunat bagi kesehatan jauh lebih besar dibandingkan dengan rasa sakit yang dialami oleh seorang pria yang di sunat.

 

Penyebab Impotensi Pada Pria Modern

impotensi

Sebelum sampai ke topik permasalahan penyebab impotensi, tidak ada salahnya kalau kita kenali dulu apa impotensi itu? Impotensi adalah suatu gangguan seksual yang ditandai dengan ketidakmampuan penderita dalam mempertahankan tingkat ereksi penis untuk berlangsungnya hubungan sex suami istri. Pria impotensi tidak dapat mempertahankan penis dari awal kegiatan hubungan seks suami istri sampai selesai, dan sebagian besar kasus ini dialami oleh seorang pria yang sudah berumur 40 tahun ke atas.

Selain hal-hal tersebut diatas penyebab impotensi juga bisa juga karena efek samping lainnya seperti mengkonsumsi obat pereda nyeri, obat darah tinggi, obat antihistamin, obat anti depresi dan minuman yang mengandung alkohol dan obat-obatan terlarang.

Impotensi berbeda dengan ejakulasi dini. Seperti yang sudah dijelaskan di awal bahwa seorang pria dianggap mengalami impotensi apabila penis nya tidak mampu ereksi (meskipun dirangsang) atau tidak dapat mempertahankan kondisi ereksi ketika berhubungan seksual. Sedangkan yang dimaksud dengan ejakulasi dini adalah kondisi ketika pria mengalami klimaks atau orgasme sebelum atau segera setelah penetrasi. Impotensi berbeda dengan ejakulasi dini.

Ada banyak hal yang bisa disebut sebagai Penyebab impotensi seorang pria yaitu karena proses ereksi itu sendiri melibatkan emosi, saraf, otak, pembuluh darah, hormon, dan otot. Pada sebagian besar kasusnya, penyebab impotensi dapat juga karena masalah kesehatan yang berkaitan dengan fisik, seperti:

Gangguan pada sistem saraf, diakibatkan oleh penyakit stroke, Parkinson, multiple sclerosis, cedera tulang belakang, tumor tulang belakang, tumor otak, penyakit epilepsi, Gangguan pada peredaran darah, Kelainan pada struktur penis, Gangguan keseimbangan hormon,

Penyebab Lain Impotensi

Gangguan psikologis (misalnya cemas dan stres). Efek samping obat-obatan yang mengandung antihistamin, antidepresan, anti depresi, Gaya hidup yang tidak sehat (misalnya merokok, mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan, atau menggunakan obat-obatan terlarang). Stamina yang sedang menurun. Ada beberapa hal yang perlu ditanyakan oleh dokter sebagai langkah awal pemeriksaan impotensi, termasuk untuk mencari penyebabnya.

Dokter akan bertanya seputar gejala-gejala yang anda alami, sejarah kesehatan fisik dan psikologi anda, termasuk obat-obatan yang sedang Anda konsumsi selama ini. Untuk dapat mengetahui penyebab impotensi anda biasanya dokter melihat dari beberapa faktor psikologis, maka Anda bisa dirujuk ke seorang dokter spesialis terkait guna ditangani lebih lanjut. Namun jika impotensi anda ini disebabkan oleh gangguan kesehatan fisik, maka sejumlah pemeriksaan lanjutan perlu dilakukan untuk memastikan nya. Beberapa contoh pemeriksaan lanjutan tersebut antar lain :

  • Ultrasonografi (USG) guna mengetahui tingkat kelancaran aliran darah.
  • Tes darah untuk mengetahui kadar testosteron dan mendeteksi tanda-tanda diabetes, penyakit jantung lainnya
  • Tes urin untuk mendeteksi tanda-tanda diabetes dan penyakit lainnya.
  • Elektrokardiogram (EKG) guna mendeteksi adanya gangguan pada organ jantung

Demikianlah pembahasan mengenai penyebab impotensi ini. Semoga setelah anda mengetahuinya anda akan lebih cepat memeriksakan kesehatan anda secara optimal.